Telco

Pemegang Saham Setuju, Smartfren-XL Axiata Selangkah Lagi Jadi XLSmart

Vina Insyani
Pemegang Saham Setuju, Smartfren-XL Axiata Selangkah Lagi Jadi XLSmart

Uzone.id — Jajaran pemegang saham Smartfren resmi memberikan restu pada rencana penggabungan (merger) perusahaan dengan XL Axiata menjadi XLSmart. Keputusan ini diumumkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) dan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada hari ini, Selasa (25/03).

Dalam RUPSLB tersebut, mayoritas pemegang saham Smartfren sepakat memberikan suara untuk mendukung penggabungan dua operator seluler ini. 

Merza Fachys selaku President Director Smartfren pun mengapresiasi dukungan para pemegang saham tersebut terkait keputusan merger ini.



“Dengan bergabungnya dua entitas yang memiliki kapabilitas kuat, kami optimis dapat mempercepat pertumbuhan, meningkatkan daya saing, dan menghadirkan layanan yang lebih baik bagi pelanggan,” kata Merza dalam keterangan yang diterima Uzone.id, Selasa, (24/03).

Ia melanjutkan bahwa infrastruktur gabungan antara XL Axiata dan Smartfren nantinya akan memperkuat jaringan, meningkatkan kecepatan, dan memperluas cakupan hingga ke daerah yang sebelumnya belum terjangkau.

Keputusan ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat posisi perusahaan serta mendorong pertumbuhan berkelanjutan di industri telekomunikasi Indonesia. 

Tak hanya itu, kehadiran XLSmart ini juga diharapkan bisa melahirkan operator telekomunikasi yang lebih kuat, lebih besar, dan memiliki sumber daya lebih optimal.

Selain itu, penggabungan ini diharapkan mempercepat investasi dalam digitalisasi UMKM dan layanan inovatif yang mendukung masyarakat luas.



Pasca persetujuan pemegang saham tersebut, Smartfren nantinya akan menyelesaikan proses administratif dan regulasi sesuai ketentuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bursa Efek Indonesia (BEI), dan Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi). 

“Targetnya, seluruh proses ini dapat diselesaikan dalam waktu yang tidak terlalu lama dan tetap memastikan kepatuhan terhadap seluruh regulasi,” tambah Merza.

Sepanjang tahun 2024 kemarin, Smartfren masih terus melakukan investasi infrastruktur dan pengembangan layanan digital. Di tahun yang sama, perusahaan berhasil mencatatkan kinerja baik berupa pendapatan usaha sebesar Rp11,42 triliun dengan total 35,69 juta pelanggan, dan jumlah BTS 4G sebanyak 46.314 unit.